Posisi Tombol Power yang Sangat Mengganggu

Share

Karena kemarin menulis tentang tombol meteran prabayar PLN yang aneh, saya jadi teringat hal lain yang saya alami terkait tata letak tombol yang menurut saya sangat mengganggu, yakni tata letak tombol power pada laptop Asus saya. Tipe laptop Asus saya adalah Zenbook UX430U, dengan posisi tombol power berada di pojok kanan-atas keyboard, di atas tombol backspace dan sebelah kanan tombol delete, seperti gambar di bawah.

Posisi Tombol Power yang Sangat Mengganggu
Posisi Tombol Power yang Sangat Mengganggu

Posisi ini sangat mengganggu karena sering kali tidak sengaja terpencet ketika hendak menekan tombol backspace atau tombol delete. Mungkin kalau sedang kondisi biasa dan kerja sendiri hal itu tidak terlalu masalah (walaupun tetap mengganggu sih), tapi saya punya pengalaman buruk yang tidak terlupakan karena salah pencet ini.

Saat itu saya sedang di ruang meeting mempersiapkan bahan presentasi dengan teman-teman saya yang dipimpin oleh VP saya. Saya sedang in-charge menyusun bahan presentasi tersebut sambil ditayangkan di layar infocus. Selama proses tersebut, saya diinstrusikan langsung mengedit jika ada yang kurang pas, baik secara substansi konten maupun estetika presentasi.

Suasana saat itu relatif tegang karena bos saya memang punya temperamen cukup tinggi dan menganggap bahan presentasi ini sangat penting sehingga tidak boleh ada kesalahan. Pada suatu ketika, bos saya menginstruksikan untuk menghapus suatu objek namun saya tidak langsung menghapusnya karena sedang menulis hal lain yang diinstruksikan sebelumnya.

Mungkin karena merasa tidak didengar oleh saya, bos saya mengulang kembali instruksinya dengan suara yang cukup keras. Saya pun panik, dan tidak sengaja malah menekan tombol power. Saat itu disetting agar laptop hibernate jika tombol power ditekan, alhasil laptop saya langsung hibernate dan perlu waktu untuk menyalakan kembali.

Untungnya, file bahan presentasi yang sedang dikerjakan tersebut dimiliki juga oleh teman saya, walau bukan versi terakhir banget sebelum laptop saya hibernate. Jadi sementara diambil alih oleh teman saya dulu, dan saya pun tak terhindarkan mendapat ceramah dari bos saya.

Kejadian ini bisa terjadi karena saya (dan banyak orang juga) yang telah terbiasa di mana di area kanan keyboard ketika tangan standby mengetik, di atas tombol enter, paling pojok adalah tombol backspace atau tombol delete. Muscle memory pada tangan dan jari kita sudah terpatri seperti itu. Tidak sepatutnya ada tombol yang sangat krusial seperti tombol power berada di sana.

Sebagai perbandingan, berikut gambar posisi tata letak di area tombol backspace untuk full keyboard yang biasa digunakan di desktop, ataupun keyboard laptop lain (dalam hal ini laptop HP Elitebppk 820 G4).

Layout Tombol Area Backsace pada Full Keyboard – Hanya ada Backspace
Layout Tombol Area Backsace pada Full Keyboard – Hanya ada Backspace dan Delete
(Tombol Power Berada Jauh di kiri atas, di Luar Area Keyboard).

Agar tidak terulang kesalahan yang sama, solusinya adalah mengatur fungsi tombol power tersebut menjadi “do nothing”. Sehingga tombol power hanya berfungsi ketika laptop mati, yakni untuk menyalakan laptop. Ketika laptop sedang menyala, bila tombol power ditekan, baik sengaja ataupun tidak sengaja, tidak akan terjadi apa-apa (kecuali untuk force shut down dengan ditekan agak lama).

Setting Tombol Power menjadi “Do Nothing”

Walau ini menjadi solusi, bisa dibilang tombol power tersebut menjadi kurang optimal pemanfaatannya. Seperti di laptop HP saya, saya bisa men-setting tombol power untuk hibernate, sehingga tidak perlu klak-klik di start menu jika ingin melakukan hibernate. Tinggal pencet 1 tombol power tersebut.

Saya tidak tahu kenapa Asus kepikiran membuat desain posisi tombol power di antara tombol backspace dan delete yang sangat mengganggu (walau tidak semua tipe). Bisa jadi ada alasan khusus yang ternyata masuk akal. Tapi saya pribadi sih berharap Asus atau merek laptop lain tidak ada lagi yang membuat desain keyboard seperti ini. Ngeganjel banget kalo misal udah cocok ke suatu laptop dari spesifikasi, fitur, bentuk, dan harga, tapi ternyata ada yang mengganggu dari keyboard-nya seperti ini.

Bagikan tulisan ini:

mozuqi

Mohammad Zulkifli Falaqi. Biasa dipanggil Zul. Saat ini sedang mencari sesuap nasi di ibukota sebagai buruh yang ngurusin organisasi dan SDM di perusahaan yang bergerak di bidang energi. Menulis apa saja yang terlintas di pikiran.

You may also like...

Leave a Reply